Senin, 27 Januari 2014

Kontrakan Terk*t*k part 1

Pengalaman pertama tinggal tanpa orang tua
menyemai pengalaman manis dan pahit yang kaya
Berbuah butir-butir persahabatan yang ranum
Berbekas kenangan yang mengundang senyum
Tidak ingin kulupakan setiap detailnya
Kutuliskan untuk mempererat 'kita'

---------

Siapa 'kita'?
kita adalah sekolompok orang yg disatukan takdir, bernaung di basecamp jln rambutan no 10 patrang, dan secara ambisius menamakan diri seagai KEPO (kreatif, energik, pede,  oenik)
Siapa saja KEPO? Inilah KEPO dari kacamata ku

Selasa, 21 Januari 2014

Harry Potter Quizzz

Salah satu grup penyihir HPFI (Harry Potter Freak Indonesia) akun twitter @HPFIndonesia sedang ulang tahun. Mereka lagi bagi-bagi hadiah lewat beberapa kuis. Seingtku beberapa tahun lalu aku pernah dapat hadiah dari grup ini. Sebuah mug berlogo ThreeBroomstick. Minum susu jadi berasa butterbear :p
Coba peruntungan di tahun ini, aku ikut 3 lomba. Crossword alias teka-teki silang. Wordsearch alias nyari-nyari kata. Terakhir Fanfiction. 2 lomba pertama sudah aku ikutin dengan kemungkinan menang kecil karena yg pertama kecepetan dan yang kedua telat. Dari pada nggak berguna, aku bagi disini saja. Siapa tahu ada Potter Freak yang pingin menjajal pengetahuan dan kejeliannya
Selamat Bermain ! :D

Senin, 20 Januari 2014

Macak Traveller

WARNING : Jalan-jalan menyebabkan ketagihan

Belakangan ini, semakin banyak orang yang mengaku traveller (termasuk aku), nulis tentang traveling di blog (aku juga) bahkan menerbitkan buku-buku traveling (bukan aku). Ya bagus sih, semakin banyak orang Indonesia yang suka jalan-jalan. Karena kalau Indonesia yg seluas, sebagus dan seaneh ini dibiarkan saja, eman banget..

Menjadi / mengaku traveller sekarang jadi semacam tren. Seperti tren jadi pendaki sejak 5 cm dan tren hijabers sejak munculnya hijab modis. Kalau tren traveller sejak kapan? Menekethehehehehe...

Kalau aku pribadi, sejak baca buku. The Naked Traveller adalah buku pertama yg membuat ku pingin banget jalan-jalan. Mengenalkan gagasan melakukan backpacking, menabung keberanian, menghadapi  ketidakpastian, menertawakan ketidaknyamanan, melipatgandakan keindahan, dan memaknai perjalanan. Tapi semua masih berbentuk gagasan. Penyebabnya adalah rekan. Aku belum ketemu pengikut Trinity yang lain. Seberani-beraninya aku gara-gara Trinity, masih lah takut kalau seorang diri. Apalagi dulu aku nggak berpengalaman, minimal ada 1 teman sealiran. Lalu aku temukan rekan itu di Solo. Sebenernya dari Jember juga sih, dia adalah Artha. Thanks to Artha yang sudah jadi semacam korek yang menyulut bom gagasan yg menumpuk. Artha memang bukan pembaca Naked Traveller, dan juga nggak sekaliber Trinity, tapi virus travelling sudah menginfeksinya dan aku jelas ketularan. Meski begitu dia nggak pernah ngaku-ngaku traveller.
Kalau dulu aku cuma baca pengalamannya orang lain, (Trinity ), sekarang aku punya pengalaman sendiri, belajar dari pengalaman sendiri , bercerita dan menulis. Pengalaman adalah guru terbaik, bener banget !!

----------

Titik start menyukai jalan-jalan pasti berbeda tiap orang. Mulai dari yg dalem sampai yang dangkal. Ada yg ingin mencari jati diri, mendekatkan diri dengan Pencipta, melipur lara, menjelajah dunia, mencari tantangan, mengisi waktu luang, seneng - seneng aja, ikut-ikutan, biar bisa pamer dll. Tapi siapa sih yang nggak suka jalan-jalan? Kalau ditanya semua juga mau, apalagi dibayarin. Lantas kenapa nggak semua orang jadi traveller? Di situ lah menurutku bedanya traveller dan bukan. Pengorbananannya untuk travelling.

Minggu, 19 Januari 2014

Repost : Berbaik Sangka Pada Angkot

Sudah lama nggak update blog di bulan ini. Berhubung kreativitas lagi mandeg, aku repost dulu sebuah note dari facebook, buat kejar setoran 4 tulisan sebulan..


November 23, 2012
Sekitar pertengahan november 2012, aku dan teman-teman seangkatan sampai di Surabaya untuk praktek di RS Soetomo selama 1 bulan. Dari cerita kakak kelas kita, praktek di Surabaya itu selain enak prakteknya juga enak jalan-jalanya. Maklumlah, kita dari kota kecil Jember. Nggak ada tempat hiburan rakyat, mall, waktu itu juga nggak ada bioskop. Maka kita putuskan jalan-jalan keliling Surabaya. Ada jeda 2 hari dari jarak kedatangan kita sampai mulai praktek. Lalu kita bingung mau jalan kemana dan bagaimana 

Biasanya di Jember kemana-mana naik motor, meskipun cuma ke indomaret. Berhubung disini nggak ada yang bawa motor, maka aku pastikan kita jalan-jalan naik kaki, angkot (lin) dan taxi kalau nggak ada jalurnya lin.

Lalau, beberapa statement yg meragukan kredibilitas lin, muncul : 

'bahaya awas copet, atau gendam'
'kalau disasarkan sama sopirnya gimana
'nggak tau naik lin apa

statement melawan taxi : 
'taxinya nggak pake argo
'kalau nggak tahu jalan di mbulet-mbuletkan jalannya supaya bayarnya mahal '

Jumat, 03 Januari 2014

Even the most Failed Trip Never Gone Bad

Jalan-jalan saya kali ini termasuk kategori 'the most failed trip', kenapa? Karena perjalanan ini jelas akan batal kalau aku nggak booking sewa mobil.

Rencana jalan-jalan dimulai dg 9 orang sahabat -sebut saja KEPO-, beberapa bulan yang lalu. Ide ini muncul karena perasaan bersalah sebagai orang jawa timur yang belum pernah menginjakkan kaki di bromo hehe. Jumlah peserta terus berkurang karena masalah ijin dan kesibukan lain. Tinggallah 5 orang KEPO dlm formasi saat deal booking mobil dibuat. Melengkapi formasi dengan beberapa teman dan saudara, target 7 orang supaya murah, kelihatannya mudah dicapai.
Tapi ternyata nggak segampang itu ngajak orang jalan.  Formasi teman dan saudara ternyata batal, mulailah aku nyari temannya teman, saudaranya teman, temannya temanny teman. Siapa saja. Ada sekitar 10 kali ditolak dan 5 kali PHP. Entah alasannya beneran atau karena males aja. Hitung - hitung ini latihan ditolak, latihan gagal, latihan kecewa. Wiih, daleeeem..
Salah satu alasan yg membuat aku mikir-mikir adalah ada temen yang ga mau karena malu, karena cuma kenal aku aja di rombongan. Nggak kenal ya kenalan, pikirku. Sebagai pembaca setia Trinity yang  punya prinsip cari teman waktu jalan, aku ga faham. Aku pernah ikut temenku jalan-jalan, dan aku nggak terlalu kenal temen-temen lainnya. Memang agak awkward, tapi trip nya tetep seru dan aku nggak malu. Apa jangan-jangan aku yang nggak tahu malu? confused

Formasi fix : aku, adik (dea), deasy, riza, monita, rina, imvita, Meli (tapi berangkat bareng keluarganya)

Then, i feel like the world against me. Rina batal H-3, Monita batal H-1, Riza batal H-6 jam, Imvita batal H-4 jam. Streesss. Sampai waktu itu aku takut lihat sms, takut sms itu bilang-satu-satunya KEPO yg masih bertahan yaitu Deasy juga batal.
Alasan nggak ada yang salah, itu bener. Life is complicated, so true. Berusaha ngumpulin semangat yang kececeran, sambil bersyukur karena sehat, ada waktu, ada uang, dan ada ijin. Sampai aku dan Deasy sudah ada di mobil yg mengantar kami ke bromo, aku baru bilang ke Deasy bahwa trip ini Cuma ber 3 T_T
bocah ilang

Selasa, 17 Desember 2013

ISU ETIK - ABORSI

ABORSI
Disusun dalam rangka memenuhi tugas Uji Kompetensi Dasar 2 Mata Kuliah Etika dan Kode Etik Kebidanan




Disusun Oleh :
ROSANING HARUM MEDIANSARI
R1113071


PROGRAM STUDI DIV BIDAN PENDIDIK FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
2013



ISU ETIK
ABORSI

Acara Global Youth Forum yang dihadiri enam ratus pemimpin muda dunia dan dua ribu delegasi virtual baru-baru ini dilangsungkan di Nusadua, Bali, Desember 2012.  Mereka berasal dari 126 negara serta perwakilan pemerintah, dan badan badan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Salah satu rekomendasi yang dihasilkan adalah rekomendasi tentang pemenuhan hak-hak seksual dan reproduksi yang di dalamnya termasuk soal aborsi yang aman dan hak kaum lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT) untuk mendapat layanan kesehatan seksual dan reproduksi.
Delegasi Indonesia menyayangkan bahwa rekomendasi itu disepakati di Indonesia yang kultur budaya dan hukumnya tidak mendukung isu tersebut. Ia menganggap forum ini tidak menghargai tuan rumah. Perdebatan sengit sempat mewarnai salah satu sesi di Global Youth Forum yang membahas isu kesehatan seksual dan reproduksi. Sebagian delegasi Indonesia keberatan isu ini dimasukkan dalam rekomendasi karena dianggap tidak sesuai dengan salah satu poin resolusi Commission on Population and Development (CPD) tahun 2012. BKKBN memang mengharapkan delegasi Indonesia bisa mempertahankan sikap anti aborsi. Soal Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD), pendekatan yang dipakai BKKBN adalah edukasi untuk pencegahan sedangkan kalau sudah terlanjur mengalami KTD maka anjurannya adalah menikah.
Isu kesehatan seksual dan reproduksi memang menjadi isu paling kontroversial dalam forum ini. Sebagian menentang karena tidak sesuai dengan hukum dan budaya, sebagian lainnya merasa hal-hal semacam ini tetap penting untuk dibicarakan dan dicarikan solusi yang paling tepat demi kepentingan kemanusiaan.

Selasa, 10 Desember 2013

Cerita Diet

Sebagai penggemar SNSD yang ingin jadi member ke 10, aku memimpikan badan kurus terutama kaki jenjang dan terlihat panjang. Karena suatu gen dimana tubuhku memilih penyimpanan lemak di kaki, kaki ku jadi ber ukuran besar kalo dibandingkan anggota tubuh yang lain. Tapi, Alhamdulillah aku bukan penderita kaki gajah :P

Kalau ak bilang mau diet, temen-temen bilag aku sudah kurus, tapi kalau sudah memperhatikan kaki ku, apalagi nyoba mengangkatnya, serasa barbel, dan mereka merasa wajar kalo ak diet.
DIET katanya harus diet sehat, perbanyak sayur dan buah, nggak njajan, diet air putih, diet golongan darah, diet perancis, dll. Banyak teori diet yang sudah dibaca, tapi sama sekali nggak berhasil ke aku. Dulu aku sempat memimpin program diet 2 orang temanku yang terlihat gemuk, (bukan Cuma kakinya). Nggak makan diatas jam 6 sore, mengurangi porsi nasi jd 1/2, sehari 2 lt air, nggak ada njajan. Selama sebulan penurunan BB nggak signifikan. Akhirnya capek juga. Beberapa bulan menderita tanpa hasil yang signifikan.


Rabu, 04 Desember 2013

Belajar 'ber' Politik : 1


Kenapa kita perlu ngeh sama politik? Karena mau tidak mau kehidupan kita diatur oleh sistem politik. Semua aturan dihasilkan dari politik, dan terutama semua uang kita dikelola elit politik. Apa ya kita harus ikhlas menerima entah siapa mengelola uang kita? Berapa uang yang kita keluarkan setiap hari untuk pajak? PBB, pajak penghasilan, pajak parkir, ppn restaurant, rokok, semua ada pajaknya. Memanganya kamu rela, tiba-tiba nitipin uangmu ke orang nggak dikenal? Meskipun Cuma 50 ribu..

Bentuk paling gampang kita berpoitik adalah pemilu. Jadi, mari kita belajar  berpolitik lewat pemilu dengan menjadi pemilih yang baik. Pemilih yang memilih dengan berfikir rasional.

Tahap 1
Kenali calonnya. Sekarang kita bisa memilih orang, bukan partai. Jadi nggak perlu pilih partai, kecuali kamu memang simpatisan partai tertentu. Yang penting lihat, siapa saja nama calon-calonnya.
Kalau nggak tahu gimana? Ya browsing dong. Tinggal ketik di google, misal : daftar nama calon DPR RI Dapil VI. Gampang to? Hari gene semua bisa :D